SENJA
Senja,
Yang mengantarnya pulang
Meninggalkanku di tepi pengharapan akan kepastian hati untukku
Tidak menyisakan sedikitpun jawaban untuk kusimpan
Galau dalam sampan yg kukayuh demi menjemputnya di ujung harap
Aku memudar bersama senja yang diusir malam
Senja
Tetap tenang dan senyap
Meski bunyi riak gelombang yang tertembus dayung, menembus bathinku
Warna malam yang mulai datang, menggelapkan ruang kosong hatiku
Aku pun larut dalam senyap dan enggan membawa diriku ke tepian
Malam,
Aku harap jangan dulu datang
Demi cahaya senja yang akan mengantar bagian jiwaku kembali padaku
Aku
Tidak pernah letih untuk melabuhkan sampan dalam dekapan senja
Hingga dia datang padaku
Seperti senja yang tak pernah letih dan bosan untuk kembali datang
Meski hanya beberapa menit untuk kemudian dilenyapkan oleh malam
Di ujung senja,
aku bercerita,
yang terkasih tak pernah lagi datang untukku
aku mengerti kini,
melepasnya adalah janji yang pernah kuberi untuk bahagianya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment